Yuk Kenali Informasi Seputar Investasi Saham! Investor Pemula Wajib Tahu

Yuk Kenali Informasi Seputar Investasi Saham. Dapat dipahami bahwa investasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengembangkan aset pribadi. Tujuan dalam berinvestasi bermacam macam ada yang ingin mendapatkan kebebasan financial di masa tua, memperbanyak aset dan lain sebagainya. Jenis investasi pun beragam mulai dari investasi saham, reksadana, dan emas. Namun tidak jarang pula seseorang yang ingin mulai berinvestasi masih dipenuhi oleh keraguan terkait risiko di kemudian hari. Hal itu dikarenakan kurangnya literasi atau pengetahuan masyarakat terkait investasi itu sendiri. Oleh sebab itu contekno.com akan menambah pengetahuan anda terkait Investasi saham.

Pengertian Saham

Menurut OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Saham adalah surat bukti kepemilikan/ bagian dari modal suatu PT (perseroan terbatas) yang bisa diperjualbelikan baik di dalam ataupun luar pasar modal yang merupakan klaim atas penghasialan & aktiva dari persudahaan, memberikan hak atas dividen sesuai bagian dari modal yang disetorkan seperti yang telah ditentukan dalam anggaran dasar perusahaan.

Sedangkan menurut BEI (Bursa Efek Indonesia), saham yaitu tanda penyerahan modal seseorang atau badan usaha dalam suatu perseroan terbatas atau PT. Dengan menyerahkan modalnya pihak tersebut akan mendapatkan klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan dan berhak hadir dalam RUPS.

Keuntungan Investasi Saham

Bursa Efek Indonesia menyatakan bahwa keuntungan dari memiliki saham adalah:

Dividen

Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan oleh perusahaan berdasarkan hasil keuntungan yang didapatkankan. Dividen akan diberikan setelah mendapat persetujuan dalam rUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Jika pemodal ingin mendapatkan dividen maka ia harus memegang saham tersebut dalam waktu yang lama. Sehingga dalam periode tersebut kepemilikan saham dapat diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.

Baca juga : Simak!!! Inilah 4 Alasan Investasi Penting Bagi Generasi Millenial dan Rekomendasinya

Baca Juga :Podcast Majukan Industri Konten Audio Yang Kian Populer

Dividen sendiri dibagikan oleh perusahaan dapat berupa dividen tunai. Artinya dividen yang dibagikan berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham. Dapat pula dibagikan dalam bentuk saham sehingga jumlah saham yang dimiliki pemodal akan bertambah sesuai dengan pembagian dividen saham tersebut.

Capital Gain

Capital Gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder membentuk capital gain. Contohnya seorang Investor membeli saham Unilever dengan harga per saham yaitu Rp. 3000 kemudian menjualnya dengan harga Rp. 3.500 per saham. Artinya pemodal tersebut mendapatkan Capital gain sebesar Rp. 500 untuk setiap sahamnya.

Analisa Saham

Sebelum menentukan instrumen yang dipilih, sebagai investor anda harus melakukan sebuah analisa terlebih dahulu untuk menentukan keputusan yang terbaik. Analisa saham merupakan hal penting dan krusial agar anda dapat mengelola risiko investasi saham dengan baik dan mendapatkan laba yang optimal. Ada dua jenis analisa saham yaitu:

Analisis Fundamental

Yaitu analisis berdasarkan laporan keuangan perusahaan menggunakan berbagai rasio keuangan. Tujuannya agar bisa mengetahui karakteristik operasional dan sifat-sifat dasar perusahaan publik. Sehingga calon investor akan memiliki petunjuk terkait saham apa yang akan mereka investasikan.

Analisis Teknikal

Yaitu analisis di mana investor dapat melihat kondisi pasa berdasarkan pergerakan histori harga di masa lalu. Sehingga investor juga dapat mendapatkan gambaran pergerakan harga di masa mendatang.

Risiko Investasi Saham

Risiko Likuidasi

Perusahaan yang sahamnya dimiliki, telah dinyatakan bangkrut oleh pengadilan atau telah dibubarkan. hal ini menjadikan hak klaim dari pemegang saham berada di urutan prioritas terakakhir setelah semua kewjiban perusahaan dapat di lunasi (dari hasil penjualan aset/kekayaan perusahaan). jika masih terdapat sisa hasil penjualan kekayaan maka sisa tersebut akan dibagi secara rata / proporsional kepada seluruh pemegang saham. Tetapi jika tidak ada sisa kekayaan perusahaan maka pemegang saham tidak akan mendapatkan hasil dari likuidasi tersebut. Pada kondisi ini adalah risiko terberat dari pemegang saham.

Capital Loss

Capital loss sendiri merupakan kebalikannya dari capital gain. Di mana dalam kondisi tersebut investor menjual sahamnya lebih rendah dari harga beli. Contohnya saham PT ABC dibeli dengan harga Rp. 2000 per saham, kemudian saham tersebut terus mengalami penurunan terus menerus sampai Rp. 1.400 per saham. Karena takut harga sahamnya akan terus menurun, investor menjualnya di harga Rp 1.400 per saham sehingga mendapat kerugian sebesar Rp. 600 per saham.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Mobile Hotspot Disconnecting Terus di Windows 10

Cara Menggabungkan Dokumen Word yang Terpisah menjadi 1 Dokumen
Bagikan:

Seseorang yang tertarik dalam mengembangkan hardskill dan soft skill

Tinggalkan komentar